Pemerkosaan Di Dalam Angkot

Para kaum wanita takut pergi sendirian, beberapa bulan yang lalu telah terjadi kasus pemerkosaan di dalam angkot yang menyebabkan para penumpang takut berpergian sendiri.Terutama bagi kaum wanita yang salah satu dari mereka menjadi korban pemerkosaan. Kejadian ini terjadi di dalam angkot, apakah supir ini sebagai pelakunya atau bukan? Adanya kasus pemerkosaan di dalam angkot ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita untuk selalu berhati-hati pada orang yang belum kita kenal sama sekali.
Supir  angkot yang melakukan tindakan tidak bermoral ini tidak baik untuk dicontoh. Namun tidak semua supir angkot melakukan perbuatan yang tidak dibenarkan dalam Islam atau haram hukumnya untuk dilakukan. Dengan adanya kejadian seperti pemerkosaan ini agar tidak terulang kembali seharusnya aparat kepolisian melakukan bimbingan-bimbingan kepada para supir angkot. Sebagai lembaga yang melindungi dan mengayomi masyarakat aparat kepolisian harus mengambil tindakan yang tegas bagi pelakunya. Pemerkosaan yang dilakukan dengan sengaja maupun tidak sengaja dikarenakan seseorang itu sulit membendung hawa nafsunya yang begitu meluap-luap. Read the rest of this entry

Sejarah Khawarijin, Sang penebar teror

A.    Awal Penyimpangan
Khawārij (bahasa Arab: خوارج) secara harfiah berarti “mereka yang keluar” ialah istilah umum yang mencakup sejumlah aliran dalam Islam yang awalnya mengakui kekuasaan Ali bin Abi Thalib, lalu menolaknya.Nama ini diberikan kepada mereka yang keluar dari barisan ali. Khawarij sebagai sebuah aliran teologi adalah kaum yang terdiri dari pengikut ali bin abi thalib yang meninggalkan barisannya, karena tidak setuju terhadap sikap ali yang menerima arbitrase sebagai jalan menyelesaikan persengketaan kekhalifahan dengan Muawwiyah bin abi sufyan, mereka menganggap Imam Ali tidak tegas.
Mereka (para pengikut Ali) yang keluar dari barisan ali ketika berlangsung peristiwa tahkim (arbitrase) kemudian berkumpul disuatu tempat yang bernama harura (bagian dari negeri kufah) sehingga Ali menyusul mereka , bermaksud meluruskan dan mengembalikan mereka kepadanya dalam satu barisan.
Pimpinan mereka diantaranya Abdullah bin Al-Kawa, Utab bin al-A’war, Abdullah bin wahab al-Rasiby. Mereka berpendapat bahwa Ali, Muawwiyah, kedua yang menjadi wakil masing-masing kubu dalam perundingan, yaitu Amr ibnu al-Ash dan Abu Musa al-Asy’ari,  serta semua orang yang menyetujui tahkim (arbitrase) sebagai orang yang bersalah dan menjadi kafir. Demikian orang yang berbuat zina menurut mereka dosa besar, kafir, dan keluar dari Islam. Begitu pula orang yang membunuh sesama manusia tanpa sebab-sebab yang sah adalah dosa besar, keluar dari islam dan menjadi kafir. Demikian pula dengan dosa-dosa besar lainnya, dapat mengakibatkan keluar dari islam dan kafir.
Kejadian ini menimbulkan krisis baru dalam dunia Islam.  Setelah acara tahkim usai dengan hasil yang sangat merugikan Imam Ali , permasalahan ternyata belum selesai. Orang Khawarij membuat ulah lagi dengan mengkafirkan Ali r.a. dengan berkata,
كفرت لأنك حكمت رجالا في حكم الله, إن الحكم إلا لله
“Anda telah kafir karena Anda telah menyerahkan urusan tahkim kepada orang dalam hukum Allah. Tiada yang berhak menghukum melainkan Allah.”
Dan mereka keluar dari pasukan Ali –jumlah mereka sebanyak 12.000 orang–, maka terpaksa Ali menghadapi mereka dan menyuruh Ibnu Abbas untuk berdiskusi dengan mereka. Mereka menyatakan ketidakpuasan terhadap proses dan hasil perundingan tersebut dengan menyatakan “Laa hukma illallah”. Hal ini aneh dan sangat konyol, mengapa? Karena setelah perundingan selesai mereka malah berbalik menentang Tahkîm, padahal tadinya mereka juga mendesak ‘Ali menerima Tahkîm. Sekarang mereka kemukakan alasan-alasan yang bersifat teologis, untuk mendukung pandangan dan sikap politik mereka. Menurut mereka, Tahkîm salah karena hukum Allah tentang pertikaian mereka sudah jelas. Mereka yakin kubu ‘Ali lah (dalam konflik dengan kubu Mu’awiyah) yang berada di pihak yang benar. Kubu ‘Ali yang beriman. Tahkîm berarti meragukan kebenaran masing-masing pihak. Hal itu bertentangan dengan Al-Qur’an. Mereka teriakkan Lâ hukma illa lillah (tidak ada hukum kecuali hukum Allah). Mereka meminta ‘Ali mengaku salah, bahkan megakui bahwa dia telah kafir kerena menerima Tahkîm. Mereka desak ‘Ali supaya membatalkan hasil kesepakatan Tahkîm. Kalau tuntutan mereka dipenuhi mereka akan kembali berperang di pihak ‘Ali. Tentu saja ‘Ali menolak. Kesepakatan tidak boleh dilanggar. Agama memerintahkan kita untuk menepati janji. Kalau ‘Ali mungkir janji koalisinya akan semakin pecah. Lagipula bagaimana mungkin dia mau mengakui dirinya telah kafir, padahal dia tidak pernah berbuat musyrik semenjak lahir. Imam Ali pun memberi komentar dengan ucapan yang masyhur, ”Kata-kata haq yang  dimaksudkan bathil, sungguh mereka tidak ingin adanya pemimpin dan harus ada pemimpin yang baik ataupun jahat”. Read the rest of this entry

Teknik Menggiring Bola (Dribbling) Sepak Bola

Sepakbola modern dilakukan dengan keterampilan lari dan operan bola dengan gerakan-gerakan yang sederhana disertai dengan kecepatan dan ketepatan. Aktivitas dalam permainan sepakbola tersebut dikenal dengan nama dribbling (menggiring bola). Menggiring bola diartikan dengan gerakan lari menggunakan kaki mendorong bola agar bergulir terus menerus di atas tanah. Menggiring bola hanya dilakukan pada saat-saat yang menguntungkan saja, yaitu bebas dari lawan.
Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus-putus atau pelan-pelan, oleh karena itu bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Tujuan menggiring bola antara lain untuk mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.
Menggiring bola (dribbling) memiliki beberapa kegunaan yaitu sebagai berikut :
1. Untuk melewati lawan
2. Untuk mencari kesempatan memberikan bola umpan kepada teman dengan tepat.
3. Untuk menahan bola tetap dalam penguasaan, menyelamatkan bola apabila tidak terdapat kemungkinan atau kesempatan untuk dengan segera memberikan operan kepada teman.
Untuk bisa menggiring bola dengan baik harus terlebih dahulu bisa menendang dan mengontrol bola dengan baik. Dengan kata lain, seorang pemain tidak akan bisa menggiring bola dengan baik apabila belum bisa menendang dan mengontrol bola dengan baik. Read the rest of this entry

Sejarah Candi Borobudur

Asal Usul Sejarah Borobudur – Candi borobudur merupakan salah satu obyek wisata yang terkenal di Indonesia yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur didirikan sekitar tahun 800-an Masehi oleh para penganut agama Buddha Wahayana. Dalam sejarah candi borobudur, terdapat berbagai teori yang menjelaskan asal usul nama candi borobudur. Salah satunya menyatakan bahwa nama borobudur kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara yang artinya “gunung” (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras.

Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah “tinggi”, atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti “di atas”. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.

Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram dari wangsa Syailendra bernama Samaratungga, yang melakukan pembangunan sekitar tahun 824 M. Read the rest of this entry

MAKNA TEMBANG MACAPAT

TRIWIKRAMA
Triwikrama adalah tiga langkah “Dewa Wisnu” atau Atma Sejati (energi kehidupan) dalam melakukan proses penitisan. Awal mula kehidupan dimulai sejak roh manusia diciptakan Tuhan namun masih berada di alam sunyaruri yang jenjem jinem, dinamakan sebagai zaman kertayuga, zaman serba adem tenteram dan selamat di dalam alam keabadian. Di sana roh belum terpolusi nafsu jasad dan duniawi, atau dengan kata lain digoda oleh “setan” (nafsu negatif). Dari   alam keabadian selanjutnya roh manitis yang pertama kali yakni masuk ke dalam “air” sang bapa, dinamakanlah zaman tirtayuga. Air kehidupan (tirtamaya) yang bersemayam di dalam rahsa sejati sang bapa kemudian menitis ke dalam rahim sang rena (ibu). Penitisan atau langkah kedua Dewa Wisnu ini berproses di dalam zaman dwaparayuga. Sebagai zaman keanehan, karena asal mula wujud sukma adalah berbadan cahya lalu mengejawantah mewujud menjadi jasad manusia. Sang Bapa mengukir jiwa dan sang rena yang mengukir raga. Selama 9 bulan calon manusia berproses di dalam rahim sang rena dari wujud badan cahya menjadi badan raga.  Itulah zaman keanehan atau dwaparayuga. Setelah 9 bulan lamanya sang Dewa Wisnu berada di dalam zaman dwaparayuga. Kemudian langkah Dewa Wisnu menitis yang terakhir kalinya, yakni lahir ke bumi menjadi manusia yang utuh dengan segenap jiwa dan raganya. Panitisan terakhir Dewa Wisnu ke dalam zaman mercapadha. Merca artinya panas atau rusak, padha berarti papan atau tempat. Mercapadha adalah tempat yang panas dan mengalami kerusakan. Disebut juga sebagai Madyapada, madya itu tengah padha berarti tempat. Tempat yang berada di tengah-tengah, terhimpit di antara tempat-tempat gaib. Gaib sebelum kelahiran dan gaib setelah ajal. Read the rest of this entry

Upaya Penanggulangan Bencana Merapi

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Gunung Merapi saat ini masih aktif  diantara gunung- gunung yang ada di Jawa Tengah terletak di daerah Yogyakarta.banyak para penduduk  yang tinggal di lereng Gunung Merapi yang merupakan salah satu daerah yang cukup berbahaya bilamana gunung tersebut meletus.
Baru-baru ini Gunung Merapi meletus mengeluarkan bahan-bahan material seperti batu,pasir,krikil dan sebagainya.para penduduk yang tinggal di daerah lereng gunung telah terkena dampak abu merapi hingga banyak orang yang menjadi korban letusan.
Banyak korban merapi yang mengungsi kedaerah-daerah yang lebih aman dan jauh dari gunung tersebut.banyak orang yang mengungsi ke daerah sawangan, ngangkruk, jumoyo dan sebagainya.
Relawan-relawan dari berbagai daerah juga ikut ambil bagian dalam penyelamatan korban-korban Merapi.kejadian itu juga membuat warga yang jauh dari lereng gunung tersebut merasa  tempat tinggalnya sudah tidak nyaman lagi.

B.    Identifikasi Masalah
Merapi termasuk gunungapi yang sering meletus. Sampai Juni 2006, erupsi yang tercatat sudah mencapai 83 kali kejadian. Secara rata-rata selang waktu erupsi Merapi terjadi antara 2 – 5 tahun (periode pendek), sedangkan selang waktu periode menengah setiap 5 – 7 tahun sehingga dampaknyapun sangat besar.
Gunung Merapi terakhir meletus terjadi pada tanggal 2 Mei 2010 dan menyebabkan banyak masalah.

C.    Pembatasan Masalah
Dalam tulisan ini penulis  hanya akan membahas berkaitan dengan  dampak erupsi Merapi bagi warga yang bertempat tinggal di sekitar lereng Gunung Merapi.
D.    Perumusan Masalah
Seperti yang kita ketahui bersama, gunung merapi merupakan salah satu gunung yang sangat berbahaya karena menurut catatan modern, gunung merapi mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat. Sejak tahun 1548, gunung merapi sudah meletus sebanyak kurang lebih 68 kali.
Adapun masalah yang perlu dirumuskan adalah  bagaimana upaya untuk menanggulangi bencana erupsi merapi di Jawa Tengah ? .
E.    Tujuan Penulisan
Tulisan ini disusun untuk mensosialisasikan bahaya bencana erupsi Gunung Merapi agar supaya dikemudian hari tidak jatuh lagi banyak korban baik jiwa maupun harta benda.
Juga Untuk memenuhi  tugas Bahasa Indonesia yang dibimbing oleh Bapak Drs. Muttaqin Darmawan .

F.    Manfaat Penelitian
Karya ilmiah ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam penanggulangan bahaya erupsi Gunung Merapi pada khususnya, dan gunung Merapi lain pada umumnya. Read the rest of this entry

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.